Senin, 15 Agustus 2016

Kumpulan Lagu Nasional



Salam semangat untuk para guru.
Di tengah arus deras globalisasi yang mendera bangsa, hendaknya kita membekali diri dan juga mempersiapkan generasi muda kita khususnya para pelajar agar mampu mengambil sisi posotif era globalisasi dan membuang jauh-jauh sisi negatif era globalisasi. Salah satunya adalah dengan cara membentengi generasi muda Indonesia dengan pengetahuan dan kecintaan terhadap tanah air Indonesia. Maka dari itu baktimuguru.blogspot.com pada kesempatan ini memang terasa berbeda, biasanya baktimuguru.blogspot.com mengaupload materi berkaitan dengan sains, tapi kali spesial Agustusan, dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke-71 maka baktimuguru.blogspot.com mengupload kumpulan lagu-lagu nasional agar tidak luput dari lubuk hati para generasi muda. Lagu-lagu ini terkumpul dan dapat tampilkan liriknya sambil diperdengarkan alunan mp3nya. Semoga ini menjadi salah satu cara menanamkan kecintaan terhadap lagu-lagu tanah air, khususnya lagu-lagu nasional dan perjuangan. 
  
Kumpulan lagu-lagu ini terdiri dari:
§  Lagu Indonesia Raya
§  Lagu Halo-Halo Bandung
§  Lagu Syukur
§  Lagu Satu Nusa Satu Bangsa
§  Lagu Gugur Bunga
§  Lagu Maju Tak Gentar
§  Lagu Mengheningkan Cipta
§  Lagu Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
§  Lagu Indonesia Pusaka
§  Lagu Padamu Negeri
§  Lagu Bangun Pemuda Pemudi, dan
§  Lagu Rayuan Pohon Kelapa

Bagi yang berminat silahkan download file.rarnya.Semoga bermanfaat.


https://drive.google.com/uc?export=download&id=0Bx3g47UyUJyAREFSWVJ0M2d6ZGs





Size: 30.804 kb


Senin, 01 Agustus 2016

Pengelompokan Hewan



Istilah yang dipakai dalam penggolongan/pengelompokkan hewan biasanya dimulai dari yang kecil ke yang besar. Yaitu species, genus, familia, ordo, kelas dan phylum. Pengelompokan terbesar adalah phylum. Hewan di bumi dikelompokan menjadi 2 kelompok yaitu hewan bertulang belakang (vertebrata) dan kelompok hewan yang tidak bertulang belakang (avertebrata).


A.       Vertebrata (Hewan yang bertulang belakang)
·           Pieces (Ikan)
Hewan ini hidup di air dan bernapas dengan insang. Pada umumnya hewan pieces berkulit yang dipenuhi dengan sisik. Suhu tubuhnya mengikuti suhu air di sekitarnya.

·           Amphibia (Ampibi)
Hewan golongan ini dapat bertahan hidup di darat dan juga di air. Ampibi berdarah dingin dan suhu tubuhnya mengikuti suhu di sekitarnya. Ampibi dewasa bernapas dengan paru-paru dan kulitnya. Sedangkan ampibi yang belum dewasa bernapas dengan insang dan hidup di air.

·           Reptilia (Reptil)
Tubuh hewan reptil penuh dengan sisik. Reftil berdarah dingin dan suhu tubuh sesuai dengan suhu di sekitarnya. Reptil bernapas dengan paru-paru, contohnya: kadal, penyu, cicak, ular, buaya, kura-kura, dan lainnya.

·           Aves (Burung)
Tubuh burung tertutup oleh bulu. Burung berdarah panas. Suhu tubuhnya tetap meskipun sekalipun suhu di sekitarnya panas.

·           Mamalia (Hewan menyusui)
Hewan menyusui berdarah panas. Bisanya mempunyai dua pasang anggota badan dan hidup di darat. Namun ada juga yang hidup di laut. Mamalia bernapas dengan paru-paru.
 
B.       Avertebarata (Hewan yang tak bertulang belakang)
·           Protozoa (Hewan bersel satu)
Hewan ini tubuhnya terdiri dari satu sel tunggal. Contohnya adalah amuba, paramaecium, dan euglena.

·           Porifera (Hewan berpori)
Tubuh hewan berpori terdiri dari banyak sel. Tetapi belum ada saraf dan otot. Pori halus dalam tubuhnya merupakan jalan masuk air. Di dalam terdapat sel-sel berbulu cambuk. Sel tersebut berguna untuk menyerap makanan yang larut bersama air yang melewatinya. Hewan itu disebut hewan spon. Contohnya adalah ascetta.

·           Coelenterata (hewan berongga)
Tubuh hewan ini berongga. Mereka mempunyai alat berupa sel-sel dengan rambut yang mengandung racun yang dapat ditusukan ke dalam tubuh hewan mangsanya. Contohnya: hidra

·           Vermes (Hewan cacing)
Bentuk tubuh ada yang seperti pita (pipih) dan bulat panjang (gilig). Contohnya cacing hati, cacing getar, cacing tanah, dan lain-lain.

·           Arthopoda (Hewan berbuku-buku)
Kaki hewan yang berbuku-buku tersusun dari batang yang bersendi. Contohnya adalah:
1.        Serangga (insecta)
Badang serangga terdiri atas 3 bagian. Kakinya tiga pasang. Tiap ruas dada mempunyai sepasang kaki. Biasanya bersayap dua pasang. Dadanya terdiri 3 ruas. Serangga merupakan makhluk hidup yang paling banyak jenisnya. Contohnya: nyamuk, capung, lalat, dan lainnya.

2.        Udang (crustaceae)

3.        Laba-laba (arachnoida)
Badanya terbagi menjadi 2 bagian. Kakinya empat pasang. Laba-laba tidak bersayap dan badannya menjadi satu dengan kepala. Contohnya laba-laba dan caplak anjing.

·           Molusca (Hewan lunak)
Tubuhnya lunak tidak berbuku-buku dan kaya kelenjar lendir. Ada tiga golongan hewan lunak, yaitukerang, cumi-cumi, dan siput.
1.        Kerang (lamilibranchiaca)
Tubuh kerang terdiri atas kaki di tengah-tengah dengan sepasang insang berbentuk lempeng di kanan-kirinya. Tubuh kerang dilindungi oleh rumah yang terdiri atas dua bagian yang dapat terbuka dan tertutup. Pada kulit kerang terdapat lapisan mutiasa.

2.        Cumi-cumi (cephalopoda)
Cumi-cumi dapat mengeluarkan cairan hitam untuk melindungi dirinya.
3.        Siput (gastrophoda)

·           Echinodermata (Hewan berkulit duri)
Hewan ini terasa kasar. Duri-duri kecil dan zat kapur banyak terdapat pada kulitnya. Contoh: bintang laut (asteroidea), landak laut (echinoidea), lilia laut (crinoidea), tripang (holothuroidea).



Sumber:
Yudhistira Ikranegara, RPAL untuk sekolah dasar (SD) kelas IV, V, dan VI, Apindo: Jakarta, Cet.ke-5, 2011